Selasa, 14 Juni 2011

10 Lukisan Termahal Sepanjang Sejarah

10. Potret II Adele Bloch-Bauer Harga 89.1m
Adele Bloch-Bauer II adalah lukisan yang dibuat tahun 1912 oleh Gustav Klimt. Adele Bloch-Bauer adalah istri dari Ferdinand Bloch-Bauer seorang industrialis kaya yang disponsori dan didukung oleh seni Gustav Klimt. Adele Bloch-Bauer adalah satu-satunya model yang dilukis dua kali oleh Klimt, lukisan dirinya yang jauh lebih terkenal Adele Bloch-Bauer I.
9. Potret de l’artiste sans barbe 90.1m
Lukisan wajah Vincent van Gogh, bersama-sama dengan bunga matahari, beberapa dari yang paling-dikagumi dari lukisannya. Dari tahun 1886-1889 ia telah menghasilkan lebih dari 12 lukisan dengan model dirinya sendiri.
8. Dora Maar au Chat 97.0m
Dora Maar au Chat adalah lukisan yang dibuat tahun 1941 oleh Pablo Picasso. Ia menggambarkan Dora Maar, nyonya Kroasia yang sedang duduk di kursi dengan kucing kecil bertengger di bahunya. Lukisan ini terkenal di dunia dan sekarang menjadi salah satu lukisan yang paling mahal di dunia
7. Irises 97.5m
Irises adalah lukisan yang dibuat oleh seniman Belanda yaitu Vincent van Gogh. Lukisan tersebut adalah salah satu karya yang pertama dibuat olehnya ketika ia sedang di rumah sakit jiwa di Saint Paul-de-Mausole di Saint-Rémy-de-Provence (Perancis), pada akhir hayat sebelum kematiannya pada tahun 1890.
6. Garçon à la pipa 113.4m
Lukisan ini dimiliki oleh hartawan John Hay Whitney, pada tanggal 5 Mei 2004 lukisan ini terjual seharga $ US104.1 juta pada acara lelang di Sotheby’s di kota New York,  Setelah diberi perkiraan pra-penjualan sebesar $ 70 juta pada rumah lelang. Banyak kritikus seni yang menyatakan bahwa harga penjualan yang tinggi  dari lukisan itu lebih banyak karena nama besar artis dibandingkan dengan pentingnya jasa atau sejarah dari lukisan itu.
5. Bal au Moulin de la Galette, Montmartre 122.8m
Pada saat penjualan, lukisan ini salah satu dari dua karya seni teratas yang paling mahal yang pernah dijual pada saat itu, bersama-sama dengan Potret van Gogh Dr Gachet, yang juga dibeli oleh Saito. Saito menyebabkan kemarahan internasional ketika ia menyarankan pada tahun 1991 bahwa ia menginginkan untuk mengkremasi kedua lukisan itu dengan dirinya ketika ia meninggal. Namun, ketika Saito dan perusahaan itu mengalami kesulitan keuangan yang parah, bankir yang memegang lukisan itu sebagai jaminan untuk pinjaman mengatur penjualan rahasia melalui Sotheby’s kepada pembeli yang dirahasiakan. Meskipun tidak diketahui secara pasti, lukisan diyakini berada di tangan seorang kolektor di Swiss.
4. Potret Gachet Dr 129.7m
Ada dua versi otentik dari gambar ini, yang dilukis pada Juni 1890 selama bulan-bulan terakhir kehidupan Van Gogh. Kedua menunjukkan Dokter Gachet duduk di meja dan bersandar kepalanya ke lengan kanannya, tetapi mereka mudah dibedakan.
3. Potret I Adele Bloch-Bauer 137.6m
Potret Adele Bloch-Bauer I adalah lukisan karya Gustav Klimt yang selesai pada tahun 1907. Menurut laporan, lukisan itu dijual seharga US $ 135 juta kepada Ronald Lauder untuk galeri lukisannya “Neue Galerie” di kota New York pada bulan Juni 2006, yang membuat lukisan tersebut paling mahal yang pernah dijual pada saat itu.
2. Perempuan 140.2m III
Wanita III adalah lukisan oleh pelukis abstrak ekspresionis Willem de Kooning. Woman III adalah salah satu dari 6 lukisan karya Kooning di mana tema sentral adalah seorang perempuan. Ukuran 68 x 48 1 / 2 inci dan selesai pada tahun 1953. Pada bulan November 2006, lukisan itu dijual oleh David Geffen kepada Milliarder Steven A. Cohen sebesar $ 137.500.000, sehingga menjadi lukisan kedua termahal yang pernah dijual.
1. Nomor 5, 1948 $ 142.7m
Lukisan “Nomor 5″, Dibuat pada tahun 1948 adalah sebuah lukisan abstrak oleh Jackson Pollock (28 Januari 1912 – 11 Agustus 1956), seorang pelukis Amerika yang dikenal untuk kontribusi kepada gerakan ekspresionis abstrak. Lukisan itu dibuat pada lembar 8 x 4 meter dari papan serat, dengan cat tebal berwana coklat dan kuning drizzled di atasnya, membentuk penampilan seperti sarang.

Aliran seni lukis

Surrealisme

Lukisan dengan aliran ini kebanyakan menyerupai bentuk-bentuk yang sering ditemui di dalam mimpi. Pelukis berusaha untuk mengabaikan bentuk secara keseluruhan kemudian mengolah setiap bagian tertentu dari objek untuk menghasilkan sensasi tertentu yang bisa dirasakan manusia tanpa harus mengerti bentuk aslinya.

[sunting] Kubisme

Adalah aliran yang cenderung melakukan usaha abstraksi terhadap objek ke dalam bentuk-bentuk geometri untuk mendapatkan sensasi tertentu. Salah satu tokoh terkenal dari aliran ini adalah Pablo Picasso.

[sunting] Romantisme

Merupakan aliran tertua di dalam sejarah seni lukis modern Indonesia. Lukisan dengan aliran ini berusaha membangkitkan kenangan romantis dan keindahan di setiap objeknya. Pemandangan alam adalah objek yang sering diambil sebagai latar belakang lukisan.
Romantisme dirintis oleh pelukis-pelukis pada zaman penjajahan Belanda dan ditularkan kepada pelukis pribumi untuk tujuan koleksi dan galeri di zaman kolonial. Salah satu tokoh terkenal dari aliran ini adalah Raden Saleh.

[sunting] Plural painting

Adalah sebuah proses beraktivitas seni melalui semacam meditasi atau pengembaraan intuisi untuk menangkap dan menterjemahkan gerak hidup dari naluri kehidupan ke dalam bahasa visual. Bahasa visual yang digunakan berpijak pada konsep PLURAL PAINTING. Artinya, untuk menampilkan idiom-idiom agar relatif bisa mencapai ketepatan dengan apa yang telah tertangkap oleh intuisi mempergunakan idiom-idiom yang bersifat: multi-etnis, multi-teknik, atau multi-style.

[sunting] Seni lukis daun

Adalah aliran seni lukis kontemporer, dimana lukisan tersebut menggunakan daun tumbuh-tumbuhan, yang diberi warna atau tanpa pewarna. Seni lukis ini memanfaatkan sampah daun tumbuh-tumbuhan, dimana daun memiliki warna khas dan tidak busuk jika ditangani dengan benar. senidaun.wordpress.com

[sunting] Aliran lain

ĐÁĐÁíŚ

[sunting] Abstraksi

Adalah usaha untuk mengesampingkan unsur bentuk dari lukisan. Teknik abstraksi yang berkembang pesat seiring merebaknya seni kontemporer saat ini berarti tindakan menghindari peniruan objek secara mentah. Unsur yang dianggap mampu memberikan sensasi keberadaan objek diperkuat untuk menggantikan unsur bentuk yang dikurangi porsinya. Abstraksi disebut juga sebagai salah satu aliran yang terdapat di dalam seni lukis.

Pelukis terkenal Indonesia

Sejarah seni lukis di Indonesia

Seni lukis modern Indonesia dimulai dengan masuknya penjajahan Belanda di Indonesia. Kecenderungan seni rupa Eropa Barat pada zaman itu ke aliran romantisme membuat banyak pelukis Indonesia ikut mengembangkan aliran ini.
Raden Saleh Syarif Bustaman adalah salah seorang asisten yang cukup beruntung bisa mempelajari melukis gaya Eropa yang dipraktekkan pelukis Belanda. Raden Saleh kemudian melanjutkan belajar melukis ke Belanda, sehingga berhasil menjadi seorang pelukis Indonesia yang disegani dan menjadi pelukis istana di beberapa negera Eropa. Namun seni lukis Indonesia tidak melalui perkembangan yang sama seperti zaman renaisans Eropa, sehingga perkembangannya pun tidak melalui tahapan yang sama. Era revolusi di Indonesia membuat banyak pelukis Indonesia beralih dari tema-tema romantisme menjadi cenderung ke arah "kerakyatan". Objek yang berhubungan dengan keindahan alam Indonesia dianggap sebagai tema yang mengkhianati bangsa, sebab dianggap menjilat kepada kaum kapitalis yang menjadi musuh ideologi komunisme yang populer pada masa itu. Selain itu, alat lukis seperti cat dan kanvas yang semakin sulit didapat membuat lukisan Indonesia cenderung ke bentuk-bentuk yang lebih sederhana, sehingga melahirkan abstraksi.
Gerakan Manifesto Kebudayaan yang bertujuan untuk melawan pemaksaan ideologi komunisme membuat pelukis pada masa 1950an lebih memilih membebaskan karya seni mereka dari kepentingan politik tertentu, sehingga era ekspresionisme dimulai. Lukisan tidak lagi dianggap sebagai penyampai pesan dan alat propaganda. Perjalanan seni lukis Indonesia sejak perintisan R. Saleh sampai awal abad XXI ini, terasa masih terombang-ambing oleh berbagai benturan konsepsi.
Kemapanan seni lukis Indonesia yang belum mencapai tataran keberhasilan sudah diporak-porandakan oleh gagasan modernisme yang membuahkan seni alternatif atau seni kontemporer, dengan munculnya seni konsep (conceptual art): “Installation Art”, dan “Performance Art”, yang pernah menjamur di pelosok kampus perguruan tinggi seni sekitar 1993-1996. Kemudian muncul berbagai alternatif semacam “kolaborasi” sebagai mode 1996/1997. Bersama itu pula seni lukis konvensional dengan berbagai gaya menghiasi galeri-galeri, yang bukan lagi sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat, tetapi merupakan bisnis alternatif investasi.

Zaman prasejarah



Secara historis, seni lukis sangat terkait dengan gambar. Peninggalan-peninggalan prasejarah memperlihatkan bahwa sejak ribuan tahun yang lalu, nenek moyang manusia telah mulai membuat gambar pada dinding-dinding gua untuk mencitrakan bagian-bagian penting dari kehidupan. Sebuah lukisan atau gambar bisa dibuat hanya dengan menggunakan materi yang sederhana seperti arang, kapur, atau bahan lainnya. Salah satu teknik terkenal gambar prasejarah yang dilakukan orang-orang gua adalah dengan menempelkan tangan di dinding gua, lalu menyemburnya dengan kunyahan dedaunan atau batu mineral berwarna. Hasilnya adalah jiplakan tangan berwana-warni di dinding-dinding gua yang masih bisa dilihat hingga saat ini. Kemudahan ini memungkinkan gambar (dan selanjutnya lukisan) untuk berkembang lebih cepat daripada cabang seni rupa lain seperti seni patung dan seni keramik.

Seperti gambar, lukisan kebanyakan dibuat di atas bidang datar seperti dinding, lantai, kertas, atau kanvas. Dalam pendidikan seni rupa modern di Indonesia, sifat ini disebut juga dengan dwi-matra (dua dimensi, dimensi datar).

Objek yang sering muncul dalam karya-karya purbakala adalah manusia, binatang, dan objek-objek alam lain seperti pohon, bukit, gunung, sungai, dan laut. Bentuk dari objek yang digambar tidak selalu serupa dengan aslinya. Ini disebut citra dan itu sangat dipengaruhi oleh pemahaman si pelukis terhadap objeknya. Misalnya, gambar seekor banteng dibuat dengan proporsi tanduk yang luar biasa besar dibandingkan dengan ukuran tanduk asli. Pencitraan ini dipengaruhi oleh pemahaman si pelukis yang menganggap tanduk adalah bagian paling mengesankan dari seekor banteng. Karena itu, citra mengenai satu macam objek menjadi berbeda-beda tergantung dari pemahaman budaya masyarakat di daerahnya.

Pada satu titik, ada orang-orang tertentu dalam satu kelompok masyarakat prasejarah yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk menggambar daripada mencari makanan. Mereka mulai mahir membuat gambar dan mulai menemukan bahwa bentuk dan susunan rupa tertentu, bila diatur sedemikian rupa, akan nampak lebih menarik untuk dilihat daripada biasanya. Mereka mulai menemukan semacam cita-rasa keindahan dalam kegiatannya dan terus melakukan hal itu sehingga mereka menjadi semakin ahli. Mereka adalah seniman-seniman yang pertama di muka bumi dan pada saat itulah kegiatan menggambar dan melukis mulai condong menjadi kegiatan seni                                                                                                                           

Senin, 30 Mei 2011

LUKISAN TERTUA DUNIA

Chauvet Cave atau Chauvet-Pont-d'Arc Cave adalah nama sebuah gua yang terletak di Prancis bagian selatan. Di gua tersebut terdapat beberapa lukisan yang, sejauh ini, di klaim sebagai lukisan tertua di dunia, di perkirakan berumur lebih dari 32.000 tahun. Hal ini membuktikan bahwa pada saat itu (zaman es) manusia sudah mengenal sebuah bentuk seni walaupun masih begitu sederhana.
DAN INI GALERINYA



Sabtu, 30 April 2011

lukisan-wanita-termahal-laku-terjual

Lukisan bergambar wanita telanjang karya pelukis Italia Amadeo Modigliani ini mungkin lukisan termahal. Meski gambarnya hanya seorang perempuan setengah bugil, lukisan tersebut terjual 68,96 juta dollar AS dalam lelang di balai lelang Sotheby, New York, AS.



Nilai lelang tersebut tergolong mengejutkan karena lukisan yang sama pada lelang terakhir sebelumnya hanya terjual 16,8 juta dollar AS. Umur lukisan berjudul Nu Assis sur un Divan atau Duduk Telanjang di Sebuah Dipan itu memang cukup tua hampir 100 tahun. Ini merupakan salah satu lukisan-lukisan perempuan telanjang yang dibuat Modigliani tahun 1917.



"Ini merupakan karya yang luar biasa, melihat minat peserta lelang yang belum pernah sebesar sekarang ini dalam lelang selama beberapa tahun terakhir," kata Simon Shaw, senior vice president Sotheby, usai lelang Selasa (2/11/2010) malam.



Saat lelang dimulai, suasana peserta dalam ruangan sebenarnya dilaporkan tak terlalu antusias. Namun, saat lukisan perempuan telanjang tersebut diperebutkan lima orang yang diduga dari Asia dan Rusia, lelang jadi lebih hidup. Meski seperempat lukisan yang dilelang gagal terjual, total Sotheby berhasil meraup 227 juta dollar AS dari lelang sejumlah lukisan. Empat buah lukisan terjual di atas 19 juta dollar AS.




Kini lukisan-lukisan Modigliano memang berharga tinggi. Namun, ironisnya sang pelukis meninggal saat kondisi miskin pada usia 36 tahun pada 1920 karena serangan TBC dan meningitis.